Jul 21, 2013

Menjaga Konsistensi Diri



Banyak orang mempunyai visi untuk menjadi besar namun hanya sedikit sekali yang mampu konsisten dalam mewujudkannya...... 

Semakin visinya berjangka panjang semakin dibutuhkan kesabaran dalam mencapainya. Apalagi jika lingkungan tidak mendukung, melihat teman-teman yang bekerja di perusahaan besar hidup lebih mapan dengan gaji besar, rasa-rasanya ingin juga mengikuti langkah mereka dengan mengorbankan visi untuk mendirikan perusahaan sendiri. Apalagi jika seseorang itu sudah bekeluarga dimana kebutuhan hidupnya semakin meningkat, di situlah diuji siapa yang tahan dengan segala godaan, tetap fokus dan yakin dengan visi yang telah dirumuskan, kelak ia akan mendapatkan apa yang ia inginkan......

Sebagai manusia kita mempunyai hati yang selalu bolak-balik. Kadang kala visi itu terasa begitu dekat dan setelah beberapa kejadian visi itu seperti menjauh dari pandangan. salah satu cara untuk menjaga agar tetap konsisten adalah dengan menuliskan blueprint apa yang akan dicapai.

Jika suatu saat menjadi goyah, semangat kita isi kembali dengan membuka blueprint yang telah dirumuskan. tentu saja itu tidak cukup. kita butuh tim yang percaya kepada kita. sulit sekali untuk menjalaninya seorang diri. untuk itu kita juga dituntut mampu mengkomunikasikan visi itu kepada tim dengan baik. sehingga mereka merasakan gairah yang sama seprti yang kita rasakan.

Memang tidak ada jaminan dalam hidup ini bahwa sesuatu yang telah direncanakan dengan sebaik-baiknya pun bisa jadi gagal total. Hidup dipenuhi variabel-variabel yang tidak terdefinisi dan tidak diketahui, entah itu bencana alam, krisis politik, konflik global bisa membuyarkan mimpi kita dalam sekejap mata. 

Seorang yang punya visi harus menyadari sepenuhnya hal ini. ia harus siap kecewa ketika penantiannya bertahun-tahun runtuh di depan mata. tapi yang pasti tidak ada sesuatu yang sia-sia di dunia ini, segala perbuatan ada ganjarannya. proses yang telah kita lewati akan berbuah hasil yang lebih baik dibanding yang kita bayangkan sebelumnya. karena "Tuhan Maha Melihat".

Tetaplah berusaha mewujudkan mimpimu. jangan kau tukar dengan apa pun juga karena ia lebih berharga, dari-Nya kau akan memperoleh hidup yang sesungguhnya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More